Ribuan Warga Padati Festival Asia Afrika, Bandung Semakin Mendunia

TEROPONG JABAR

- Redaksi

Sabtu, 11 Juli 2026 - 17:12 WIB

5030 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG,  (11 Juli 2026)  Festival Asia Afrika 2026 berhasil menyedot perhatian ribuan masyarakat. Warga dari berbagai daerah, termasuk Kota Cimahi, rela datang sejak pagi untuk menyaksikan kemeriahan karnaval, mengunjungi bazar UMKM hingga menikmati berbagai pertunjukan yang digelar di kawasan Jalan Asia Afrika, Kota Bandung.

Isrowiah, warga Cimahi Selatan mengaku sengaja datang bersama keluarga setelah mengetahui informasi acara dari media sosial. Ia bahkan berangkat sejak pukul 08.30 WIB agar tidak melewatkan rangkaian kegiatan.

Menurutnya, Festival Asia Afrika menjadi hiburan yang menarik bagi masyarakat tanpa harus bepergian ke luar kota.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Alhamdulillah jadi ada hiburan di dalam kota. Nggak harus keluar kota, macet-macetan. Semoga acara seperti ini sering diselenggarakan,” kata Isrowiah di Jalan Asia Afrika Kota Bandung, Sabtu 11 Juli 2026.

Ia juga mengapresiasi kemeriahan karnaval yang dinilainya mampu menghadirkan suasana meriah layaknya festival berskala nasional. Kehadiran delegasi dari berbagai negara pun dinilai menjadi kebanggaan tersendiri bagi Kota Bandung.

“Alhamdulillah, jadi Indonesia khususnya Kota Bandung semakin mendunia,” ujarnya.

Antusiasme serupa disampaikan Dea, warga lainnya, yang datang bersama keluarganya untuk menghabiskan akhir pekan di Festival Asia Afrika.

Meski cuaca cukup terik, ia menilai seluruh rangkaian acara berlangsung meriah dan memberikan pengalaman yang menyenangkan bagi pengunjung.

“Seru sih, rame. Kayaknya kalau sore lebih ramai lagi,” ujar Dea.

Selain menikmati festival, Dea juga menyempatkan diri mengunjungi bazar yang diisi pelaku UMKM. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi kesempatan baik untuk memperkenalkan sekaligus meningkatkan penjualan produk lokal.

Ia berharap penyelenggaraan Festival Asia Afrika pada tahun mendatang dapat dibuat lebih besar, semakin meriah bahkan digelar lebih dari sekali dalam setahun.

“Semoga tahun depan lebih ramai lagi. Kalau bisa setahun dua kali pasti lebih seru,” katanya.

Dampak positif festival juga dirasakan para pelaku usaha yang membuka stan di lokasi kegiatan. Rahil, penjaga booth produk kosmetik OMG mengungkapkan, sejak pagi pengunjung terus berdatangan untuk mencoba berbagai produk yang dipamerkan.

“Alhamdulillah dari pagi ramai banget. Banyak pengunjung penasaran dan mencoba tester produk OMG,” ujarnya.

Ia berharap tingginya jumlah pengunjung selama festival dapat berdampak pada peningkatan penjualan.

“Harapannya tentu omzet bisa meledak,” katanya.

Meski tidak sempat menyaksikan langsung karnaval karena menjaga stan, Rahil mengikuti jalannya festival melalui siaran langsung di smartphone. Ia mengapresiasi penampilan para peserta yang dinilainya sangat menarik.

“Menurut aku sudah bagus banget. Makeup dan kostumnya benar-benar proper. Semoga ke depan acaranya lebih besar, lebih ramai dan penampilannya semakin menarik,” tuturnya.

Festival Asia Afrika tidak hanya menjadi ruang hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi ajang promosi budaya, penguatan sektor pariwisata serta mendorong perputaran ekonomi melalui keterlibatan pelaku UMKM.

Antusiasme masyarakat dan peserta menjadi gambaran bahwa festival ini telah menjadi salah satu agenda yang dinantikan dan memperkuat citra Bandung sebagai kota kreatif yang semakin dikenal di tingkat internasional. (kyy)**

Kepala Diskominfo Kota Bandung

 

Henryco Arie Sapiie

Berita Terkait

Rakor IWO Jabar 2026: Soliditas Organisasi Jadi Kunci Mewujudkan Wartawan Profesional
Karnaval HUT ke-81 RI di Kelurahan Binong Meriah, Warga Kompak Hidupkan Tradisi Kemerdekaan
Humanis dan Profesional, Pertemuan SWI Jabar dengan Kesbangpol Tuai Apresiasi
Gotong Royong Warga Ngamprah Jadi Cermin Kebersamaan, Irigasi Jebol Picu Harapan Besar pada Kepedulian Pemerintah
Bandara Internasional Husein Sastranegara Bandung Resmi Layani Pesawat Jet Mulai 14 Agustus, Garuda Indonesia Buka Rute Perdana Bandung-Denpasar
KDM dan Kapolda Jabar Musnahkan Barang Bukti Kejahatan, Termasuk Knalpot Brong dan Tramadol
Sinergi Pemerintah, TNI, Polri, dan Masyarakat Jadi Kunci Ciptakan Kondisi Aman dan Kondusif
Grand Opening PT Pusat Andalan Sukses Terpadu Bandung Jadi Forum Edukasi Perpajakan UMKM 2026

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 16:37 WIB

Humanis dan Profesional, Pertemuan SWI Jabar dengan Kesbangpol Tuai Apresiasi

Senin, 10 Agustus 2026 - 15:36 WIB

Publik Apresiasi Kapolres Cimahi dan Jajaran, Ungkap 506 Ribu Obat Keras dalam 10 Hari

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 11:51 WIB

SWI–UMJ Resmi Teken Kerja Sama, Wartawan Kini Punya Peluang UKW hingga Kuliah S2

Sabtu, 25 Juli 2026 - 18:59 WIB

Konflik Tiket Jatah Wartawan Warnai Laga Persib Bandung di Piala Presiden 2026

Sabtu, 25 Juli 2026 - 18:32 WIB

Prof DR Sutan Nasomal Meminta Presiden RI Membuat Aturan Ketat Jaga Ibu & Anak Indonesia

Sabtu, 25 Juli 2026 - 18:06 WIB

FPII Tantang Presiden Prabowo Buka-Bukaan : Siapa dan Jurnalis Mana yang Beliau Maksud Penghianat Bangsa dan Antek Asing!!

Sabtu, 25 Juli 2026 - 11:43 WIB

Masih Adakah Pers Nasionalis? Ini Jawaban AKPERSI untuk Presiden

Sabtu, 25 Juli 2026 - 10:58 WIB

Penahanan Febrie Tanpa Rompi dan Borgol Tuai Sorotan, PW GP Al Washliyah DKI Minta Penjelasan

Berita Terbaru